Fase Desain:
1. Analisis Kebutuhan : Menentukan tujuan, skala, dan lokasi geografis hanggar.
2. Desain Konseptual : Meliputi tata letak keseluruhan, luas bangunan, tinggi, bentang, posisi pintu, dll.
3. Desain Struktural : Rancang skema struktur baja yang sesuai, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kekuatan, kekakuan, stabilitas, dan kinerja seismik.
4. Pemilihan Material : Pilih material baja yang sesuai, umumnya termasuk baja struktural karbon biasa dan baja berkekuatan tinggi.
5. Gambar : Menggambar gambar konstruksi rinci berdasarkan skema desain, termasuk dimensi komponen dan metode penyambungan.
Persiapan Konstruksi:
1. Pembersihan dan Perataan Lokasi : Membersihkan dan meratakan lokasi konstruksi untuk mempersiapkan pekerjaan konstruksi selanjutnya.
2. Inspeksi Keselamatan : Melakukan inspeksi keselamatan di lokasi konstruksi untuk memastikan keselamatan selama proses konstruksi.
Proses Konstruksi:
1. Perawatan Pondasi : Termasuk perataan tanah, tiang pancang, dan penuangan beton untuk membentuk penyangga pondasi yang menahan beban.
2. Instalasi Struktur Baja :
o Prefabrikasi Komponen Baja: Buat komponen baja sesuai dengan gambar desain dan periksa penerimaannya.
o Pra-perakitan: Pra-perakitan untuk memastikan keakuratan dimensi dan posisi setiap komponen.
o Pengangkatan dan Pemasangan: Gunakan derek untuk mengangkat komponen baja yang telah dirakit sebelumnya ke tempatnya dan menyambungkannya dengan baut dan pengencang lainnya.
3. Konstruksi Atap dan Fasad : Melakukan perawatan kedap air, insulasi, dan proteksi kebakaran pada atap, serta pemasangan material dinding luar.
4. Penyelesaian Interior : Termasuk pengaspalan lantai, pengecatan dinding, pemasangan penerangan, serta memperhatikan pengamanan tahan api dan anti sengatan listrik.
5. Pemasangan Sistem Drainase : Pastikan drainase hanggar lancar.
6. Instalasi dan Komisioning Peralatan : Memasang dan mengoperasikan penerangan, ventilasi, proteksi kebakaran, dan peralatan lainnya.
Poin Teknis Konstruksi:
1. Kepatuhan terhadap Persyaratan Desain : Beroperasi sesuai dengan gambar desain dan rencana konstruksi untuk memastikan kualitas konstruksi memenuhi persyaratan desain.
2. Konstruksi Aman : Ikuti dengan ketat prosedur operasi keselamatan dan lakukan tindakan perlindungan di lokasi konstruksi.
3. Pengendalian Mutu Konstruksi : Mengontrol kualitas konstruksi secara ketat dengan menyesuaikan teknologi konstruksi, urutan, dan penggunaan mesin dan peralatan konstruksi secara wajar.
Tindakan Keamanan:
1. Alat Pelindung Diri : Menyediakan alat pelindung diri yang diperlukan, termasuk helm keselamatan, sepatu keselamatan, sarung tangan, dll.
2. Pemagaran dan Isolasi Lokasi : Pagar dan isolasi lokasi konstruksi dan pasang tanda peringatan untuk menjamin keselamatan personel dan personel non-konstruksi.
3. Menerapkan Prosedur Operasi Keselamatan : Memastikan tidak terjadi kecelakaan selama proses konstruksi.
Proses di atas mencakup keseluruhan proses mulai dari perencanaan dan desain hingga penyelesaian hanggar struktur baja. Setiap tautan sangat penting dan harus dikerjakan secara ketat sesuai dengan spesifikasi untuk menjamin kualitas dan keamanan hanggar.